Elux Space · 1-on-1 · ConfidentialJuli 2026
Follow-up review Mei — dan ini serius

Berhenti jadi
penyambung lidah.

Lintang · Project Manager, Delivery Owner  —  enam bulan coaching, cara kerja belum berubah.
MasalahnyaElux · Coaching · Lintang
0102 / 18
Dua kegagalan yang sama — lagi

Aturannya udah ada.
Kamu tetap nggak jalanin.

Kegagalan 01

Dua project terakhir melebar.

Scope nambah di tengah jalan — tanpa change request, tanpa quote, tanpa flag ke aku. Aturan scope ini sudah tertulis sejak Maret. Kamu tetap lewati.

Kegagalan 02

Output Rasya lolos tanpa dicek.

Hasil kerja designer sampai ke aku — dan hampir ke klien — tanpa kamu periksa dulu. Ngecek output itu inti kerja PM, bukan tugas tambahan.

Dua-duanya lolos karena kamu skip titik yang wajib kamu jaga. Mulai sekarang, titik itu punya nama dan ada tiga — aku sebut checkpoint.

Akar masalahElux · Coaching · Lintang
0203 / 18
Akar masalahnya satu

Kamu punya kapasitas mikir.
Kamu nggak pakai.

Gelar psikologi, eks-HR, 15 project kelar dalam setahun — otaknya jelas ada. Tapi di kerja harian, kamu jalan pakai refleks, bukan pikiran. Brief masuk → langsung terusin. Klien minta → langsung kerjain. Output dateng → langsung naikin.

Nggak ada satu momen pun kamu berhenti dan nanya: "Ini bener nggak? Ini masih dalam scope nggak? Ini layak naik nggak?" Kamu lompatin bagian mikirnya.

Cepat tapi nggak mikir itu bukan produktif — itu ngasal yang keliatan sibuk.
Yang bikin aku kecewaDari aku, langsung
0304 / 18
Enam bulan, dan aku harus jujur
Semua yang aku ajarkan,
nggak satu pun kamu pakai.

Materi, kritik, mentoring, coaching — udah aku kasih berulang-ulang selama enam bulan. Hasilnya nol: cara kerja kamu sama persis. Dan yang paling bikin aku kecewa — kamu nggak pernah mikir sendiri gimana caranya benerin cara kerja kamu. Kamu nunggu dikasih tahu, terus tetap nggak dijalanin.

Aku nggak minta kamu sempurna. Aku minta kamu berubah, dan berpikir buat berubah sendiri. Sampai hari ini, dua-duanya belum kejadian.

Peran kamuElux · Coaching · Lintang
0405 / 18
Apa bedanya

PM bukan penyambung lidah.

Penyambung lidah — yang kamu lakuin
Brief masuk → langsung terusin ke Rasya
Klien minta → langsung dikerjain
Output Rasya → langsung dinaikin
Cuma mindahin pesan bolak-balik
Nol nilai tambah. Kamu cuma corong.
PM yang mikir — yang aku minta
Tiap yang masuk & keluar kamu saring dulu
Klien minta → dicek: dalam scope atau nggak?
Output → dicek: layak naik atau nggak?
Kamu jadi filter, bukan pipa
Nilai kamu = keputusan, bukan estafet.
DiagnosisKenapa berulang
0506 / 18
Kenapa ini terus kejadian

Bukan soal disiplin.
Kamu nggak punya sistem & habit.

01

Nggak mikir

Kamu jalan pakai refleks. Nggak ada momen berhenti buat nimbang "ini bener atau nggak" sebelum lanjut.

02

Nggak punya sistem

Nggak ada urutan tetap yang kamu ikutin tiap project. Tiap kali improvisasi, jadi tiap kali ada yang kelewat.

03

Nggak punya habit

Nggak ada kebiasaan otomatis. Ngecek scope & output belum jadi refleks — jadi pas sibuk, langsung skip.

Selama ketiganya belum kamu bangun, kamu bakal ngulang kesalahan yang sama — terus. Disiplin doang nggak cukup; yang kamu butuh itu sistem yang jalan otomatis.

PengukuranCalon Lampiran KPI kontrak
0607 / 18
Jawabannya: sistem, bukan janji

Mulai sekarang kamu diukur.
Tiga angka, dari log — bukan omongan.

Scope melebar
0
per bulan · scope nambah tanpa change request tercatat = 1 pelanggaran
Checkpoint dijalankan
100%
tiap output yang naik ke Arya/klien punya catatan cek yang terisi
Tepat waktu
90%+
milestone sesuai tanggal kesepakatan · risiko yang di-flag lebih awal tidak dihitung telat

Aku nggak punya waktu lebih. Kamu cuma punya 1 bulan buat nunjukin ketiga angka ini bergerak. Selebihnya — cara kerja, sistem, habit — kamu yang harus rangkul dan jalanin sendiri.

Tiga Checkpoint01 · Kesepakatan (DoD)
0708 / 18
Checkpoint
1
Sebelum
project mulai.

Project nggak mulai tanpa
kesepakatan + project plan.

Deliverable eksplisit — jumlah screen, format, platform
Yang tidak termasuk scope — ditulis, bukan diasumsikan
Jumlah revisi + kriteria "selesai" + timeline per milestone
Konfirmasi tertulis klien (reply email / approved)
Project plan & tracker terstruktur di tracker yang udah aku bangun — tiap tahap, PIC, tanggal jelas
Project plan itu terstruktur, bukan ngasal dan bukan di kepala kamu. Belum ada kesepakatan + tracker = project belum boleh mulai.
Tiga Checkpoint02 · Scope
0809 / 18
Checkpoint
2
Saat klien
minta tambahan.

Di luar kesepakatan =
quote terpisah.

Cek kesepakatan — ada di situ? kerjakan. Nggak ada? stop, jangan terusin ke Rasya
Balas klien hari itu juga: "ini di luar scope, kami siapkan quote"
Catat di Notion: tanggal, permintaan, keputusan
Pricing → Dewi (dia OWN angkanya), scope call → Arya
Tiga Checkpoint03 · Cek Output
0910 / 18
Checkpoint
3
Sebelum
output naik.

Nggak ada output naik
tanpa kamu cek dulu.

Sesuai kesepakatan — yang di-submit memang yang diminta
Sesuai brief & design system / style guide klien
Konsisten antar-screen: spacing, naming, komponen
Output AI: dibandingkan standar manual, bukan "yang penting jadi"
Kasih status jelas: Approved / Revisi Minor / Major / Redo
Output jelek sampai ke klien tanpa catatan cek = kegagalan kamu, bukan kegagalan Rasya.
RACI · 1 dari 2Delivery & Gates
1011 / 18
Siapa ngapain di tiap aktivitas
OWNS DOES HELPS KNOWS
AktivitasLintangRasyaDewiArya
Kickoff + kesepakatan disepakati klien  CP1OWNSHELPSHELPSKNOWS
Konfirmasi brief ke klienOWNSHELPSDOESKNOWS
Definisi scope & batasannyaOWNSHELPSKNOWSHELPS
Scope tambahan  CP2OWNSHELPSKNOWSHELPS
Cek output designer  CP3OWNSDOESKNOWS
Produksi UI designHELPSOWNSKNOWS
Briefing & manajemen freelancerOWNSHELPSKNOWS
Cek final (1× per project)OWNSHELPS
RACI · 2 dari 2Klien, Retention & Kapasitas
1112 / 18
AktivitasLintangRasyaDewiArya
Klien & Retention
Terima handoff notes dari DewiOWNSDOESKNOWS
Update progres klien (rutin)OWNSHELPSKNOWS
Handling feedback normal klien mid-projectOWNSDOESHELPS
Eskalasi klien (scope dispute, 2×)DOESHELPSHELPS
Trigger 30/60/90 check-inOWNSKNOWS
Tawaran maintenance planOWNSKNOWSKNOWS
Retainer upsell (packaged tiers)DOESOWNSKNOWS
Retainer custom / nego di luar tierHELPSOWNSHELPS
Kapasitas & Cash
Team utilization & slot paralelOWNSKNOWSHELPSKNOWS
Cash: invoice & collectionKNOWSOWNSKNOWS
Batas peranDewi & Rasya
1213 / 18
Garis tegas, biar nggak ada "aku kira…"

Dewi bawa klien masuk.
Kamu pastikan mereka bayar penuh
karena deliverable-nya sesuai standar.

Delivery — OWN kamu penuh

Project jalan sesuai kesepakatan, klien puas sama proses & hasil. Rasya & freelancer perform lewat checkpoint kamu, bukan lewat pengawasan Arya. Risiko keliatan lebih awal karena kamu paling dekat dengan lapangan.

Cash & Retainer — Dewi yang OWN

Invoice, collection, dan angka retainer punya Dewi. Kamu yang buka percakapannya ke klien (paling dekat pasca-delivery), tapi angkanya dia yang pegang.

Rasya OWNS karyanya — kamu OWNS apa yang lolos. Arya cuma masuk lewat jalur eskalasi.

AIUntuk mikir & ngecek, bukan nerusin
1314 / 18
Materi & tools AI-nya udah aku kasih — tinggal kamu pakai

AI itu buat mikir & ngecek.
Bukan buat makin cepet nerusin.

AI buat nerusin — lama
Dipakai biar makin banyak bola dilempar per hari
Ringkas pesan klien → teruskan tanpa cek scope
Output AI Rasya diteruskan tanpa dibanding standar manual
AI buat checkpoint — sekarang
Draft kesepakatan dari handoff notes dalam 15 menit, kamu pertajam
Tiap pesan klien disaring: "ini dalam scope kesepakatan atau nggak?"
Risk scan mingguan: project mana yang bakal telat, flag sekarang

Yang dikirim selalu lewat judgment kamu. Klien bayar keputusanmu, bukan draft pertama AI.

EskalasiKapan (dan hanya kapan) aku masuk
1415 / 18
Minta bantuan itu boleh. Telat minta bantuan — itu masalahnya.
Ini baru boleh kamu bawa ke aku
Scope dispute nggak selesai setelah 2× percobaan kamu
Isu kualitas major berulang setelah status Redo
Risiko timeline >3 hari — lapor sebelum deadline lewat
Nego retainer custom di luar packaged tiers → Dewi & Arya
Ini selesaikan sendiri — jangan tanya aku
Klien minta tambahan kecil → Checkpoint 2, bukan tanya aku
Output Rasya kurang → status Revisi, bukan forward
Keputusan mid-flight delivery → punya kamu
Freelancer lambat → kamu & Rasya yang manage
Format wajib: situasi → yang sudah dicoba → opsi yang kamu rekomendasikan. Eskalasi tanpa rekomendasi aku balikin.
Ritme harianLapor tiap hari — dan tunjukin cara mikir kamu
1516 / 18
Tiap hari, via Loom (5–8 menit) + satu diagram cara kamu mikir
1
Rekam Loom harian — jalanin layar, bukan cuma teks
Buka tracker on-screen, ceritain tiap project: posisi vs plan, apa yang kamu kerjain hari ini, apa keputusan yang kamu ambil dan kenapa.
2
Checkpoint hari ini — 1/2/3 mana yang jalan?
"Kickoff baru: plan & tracker udah kelar. Klien B minta tambahan → aku quote. 4 output aku cek: 3 approved, 1 redo."
3
Diagram cara mikir — WAJIB, bukan opsional
Tiap project bikin flow/mind-map di Excalidraw: input → pertimbangan kamu → keputusan → next step. Aku mau lihat proses mikirmu, bukan cuma hasil.
4
Risiko + kapasitas — apa yang bisa meledak besok?
"Risiko: klien D lambat kasih konten, bisa geser milestone. Kapasitas: Rasya full, freelancer available, muat 1 project."
5
Retention — klien mana selesai/due, apa yang kamu buka?
"Project A selesai → check-in 30 hari dijadwal, maintenance di-sounding, sinyal retainer dilempar ke Dewi."
Loom tanpa diagram cara mikir = belum lengkap. Aku nggak cuma mau tau kamu ngapain — aku mau tau kamu mikirnya gimana.
Success criteriaKamu udah jadi PM, atau belum?
1617 / 18
Cara gampang ngukur: kamu udah naik level, atau masih di tempat?
✓ Kamu udah naik level jadi PM
Kamu yang lapor duluan, aku nggak sempat nanya
Nggak ada project mulai tanpa kesepakatan + plan — termasuk yang "kecil"
Permintaan di luar scope dibalas hari itu, tercatat
Output ke aku selalu udah kamu cek — status jelas
Kabar buruk dateng lebih awal, sebelum deadline
Eskalasi selalu bawa rekomendasi + diagram cara mikir
Project kelar → percakapan retainer kebuka sendiri
✕ Kamu masih belum jadi PM
Project jalan duluan, kesepakatan "nyusul" atau nggak ada
Scope nambah, aku tahunya dari invoice yang nggak nambah
Output naik tanpa kamu cek dulu
Telat ketahuan pas deadline udah lewat
Catatan checkpoint kosong berhari-hari
Keliatan sibuk, tapi bola tetap bocor
Masih nunggu disuruh, bukan mikir sendiri
PenutupPilihan ada di kamu
1718 / 18
Fasilitasnya lengkap. Kamu yang belum pakai maksimal.
Aku udah kasih semua alatnya.
Sekarang nggak ada lagi alasan.
Yang udah aku sediakan

Course PM di design (uxcel.com) · MacBook M1 Air (aku sewain) · Claude $20/bln · Project tracker (aku yang bangun) · Notion siap pakai. Semua ada. Belum kamu manfaatin bener.

Mulai sekarang, ada harganya

Tiap project gagal, konsekuensinya masuk ke kompensasi kamu. Ingat klien lama kita sejak 2022 yang kabur di 2025 karena project nggak kita deliver — itu nggak boleh keulang. Kamu punya 1 bulan.

01 / 18
← → navigasi · E edit